Thursday, March 4, 2010

:: gundah di hati siapa yang tahu ::

the nearer it gets, the more unstable i become.

that's a simple statement reflecting how i feel inside me now.

i feel so alone. frankly speaking. i don't know how to communicate my fear. and i don't know to whom shall i share my fear. i know my parents try not to talk about it. mungkin tak nak aku pikir sangat, while OH is so busy with work that i could hardly find time to talk with him. hence blogging is my way.

i am now entering 34 weeks of pregnancy, and has been put on medical leave due to preavia type 2.this is my first time experience ever despite being pregnant 3 times already. so far, none pregnancy of mine is similar. each individual experience is unique, hence making me like a first time mother everytime i go through my pregnancy period.

so far, the baby is doing fine. he's a little small, and dr said that i may be prone to get small babies, based on my previous pregnancy history. yesterday's weight gain alarmed me a little bit. i only gain 0.5kg within 2 weeks and i'm not sure whether that's good or bad. but the dr said it's fine.

having going through a stillbirth delivery before really haunts me. it has never been easy. yang mampu aku buat sekarang, banyakkan mengaji dan doa agar hati jadi tenang dan dipermudah serta selamat semuanya. sometimes, aku rasa aku nih cam kena gie trauma counselling. sounds paranoid kan?

again dear readers, doakanla saya dan anak dalam kandungan selamat.

dear risau, please go away........

ps - semalam afiq tanya mommy, "mommy, baby keluar ikut mana?" he's two years and 7 mons old btw. his Q makes me smile. :D



5 comments:

Dan Cinta Terbang Lagi said...

Darling Sha,
Take the deepest breath and gives the best-est thought.
Pain you may be in right now, but all the pahala in the world is right there with you...
Apa yang kita lalu hari ini will only make a better us for tomorrow.

Try inhale and exhale - lots of them and it helps.

I pray for you :)

YOI said...

I can understand ur feeling. Walaupon mungkin tidak sepenuhnya. My baby left me at 5 months in my belly. Then bila 2nd pregnancy, hati sentiasa gundah selagi tak nampak baby yg lahir, bernafas disisi. Apa-apa pun i'm sure u r totally strong inside. Rite? Semoga semuanya selamat. Aminnn...

p/s : semua yang berlaku pasti ada hikmah. Dia mahu kita terus masuk syurga, dengan memberikan kita bidadari yang sungguh suci menunggu dipintu SANA...

dila~noor said...

kak aishah dearie,jangan risau sangat..serahkan semua pada Allah,ape2 yang akan berlaku semua aturanNya dan die lbh mengetahui..

btw,yoi kt atas tu kwn saya yg perkenalkan blog kak aishah satu ms dulu..kami same2 bdk semesti..owh kecilnye donia..
kak nard dah bersalin ke?

WAK said...

hanya utk perkongsian...

"Didiklah hatimu menjadi TASIK bukan Gelas"

Seorang guru bertemu seorang muridnya yang sejak belakangan ini wajahnya kelihatan sangat murung dan tertekan.."kenapa kau selalu sahaja murung, nak? Bukankah banyak perkara yang indah-indah di dunia ini? Kemana hilangnya wajah bersyukurmu ? ", Tanya guru itu...

"Wahai Guru, sejak akhir akhir ini hidup saya penuh masalah, sukar bagi saya untuk tersenyum. Masalah sentiasa datang seperti tidak akan habis"... jawab murid tersebut dengan lesu. Sang guru tertawa terkekeh mendengar keluhan muridnya tersebut.

"Anakku, ambilkan saya segelas air dan dua genggam garam, maka akan aku perbaiki suasana hatimu itu " Si murid pun beranjak perlahan tidak bersemangat melaksanakan perintah guru itu, tidak lama kemudian ia kembali sambil membawa segelas air dan 2 genggam garam.

"Cuba kamu ambil segenggam garam dan masukkan kedalam gelas itu, kemudian kau minum airnya sedikit"..perintah guru tersebut. Si murid pun melaksanakannya, dan wajahnya kini kelihatan berkerut karena meminum air masin itu....

"Bagaimana rasanya?".. Tanya sang guru"Masin dan perutku terasa mual "..jawab sang murid sambil mukanya berkerut.Sang guru pun ketawa terkekeh apabila melihat wajah muridnya tersebut.

"Sekarang kau ikut aku". Sang guru membawa muridnya ke pinggir sebuah tasik dan menyuruh muridnya menebarkan garam yang tersisa ke tasik tersebut. Si murid langsung menebarkan garam yang berbaki tadi sambil menahan rasa masin dimulutnya yang belum hilang, Rasanya ingin meludah, tapi sungguh tidak sopan jika dilakukan di depan guru, fikirnya...

"Sekarang cuba kau minum air tasik itu"..pinta guru itu sambil mencari batu yang datar untuk di duduki nya di tepi tasik itu.Sang murid menangkupkan kedua tangannya untuk mengambil air tasik itu, dan terus meminumnya. Sebaik sahaja air tasik yang segar itu mengalir di kerongkongnya , sang guru bertanya kepada murid nya.. "Bagaimana rasa air tasik itu ?"Segar, segar sekali guru ! " jawab murid tersebut. ”Sudah semestinya begitu kerana air tasik itu berasal dari mata air diatas gunung kemudian mengalir turun ke dalam tasik ini. Pastilah air tasik yang luas ini menghilangkan rasa masin dimulut si murid.
"Terasakah garam yang kau tebar tadi", Tanya guru itu kepada muridnya.
"Tidak masin sama sekali", jawab sang murid sambil terus meminum air tasik tersebut. Sang guru hanya tersenyum melihat muridnya itu dan membiarkan muridnya minum air tasik sehingga puas.
Setelah murid itu selesai meminum air tasik, sang guru berkata " Wahai anakku, Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam, tidak kurang, tidak lebih, ia hanyalah segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang kau alami di dalam hidup mu itu sudah di beri kadarannya oleh Allah, tidak berkurang dan tidak bertambah, sesuai untuk mu, seperti segenggam garam itu. Setiap manusia yang lahir di dunia ini , bahkan nabi sekalipun, tidak lepas dari masalah ".


Si murid terdiam mendengarkan penerangan gurunya.
"Tapi wahai anakku, rasa 'MASIN' yang dialami dari penderitaan itu sangat bergantung kepada HATI yang menampungnya”.

Jadi, BERHENTILAH MENJADI GELAS, jadikan HATI dalam dada mu menjadi sebesar TASIK, agar kamu tidak sentiasa menderita .
"Hidup memang memerlukan keberanian, perlu berjiwa besar berhati luas, namun terlebih dahlu ditambahkan ”ketelitian”. Cermatilah langkahmu dan waspadai tindakanmu. Hati- hati saat ketika mencelupkan jari di dalam kancah kehidupan, supaya rasa "PAHIT" dapat dihindarkan.

Jue said...

Dear,
Insyaallah. Semoga selamat ye.Take care.